Sunday, October 12, 2014

Video Siswi SD 'Dihajar' Teman-temannya Bikin Heboh Dunia Maya

Jakarta - Peristiwa mengagetkan terjadi di sebuah SD. Sejumlah siswa 'menghajar' siswi di ruang kelas. Videonya beredar luas di dunia maya.

Berdasarkan penelusuran detikcom, Minggu (12/10/2014), video tersebut diunggah ke Facebook dan situs Youtube. Pengguna Facebook dan Youtube mengaku kaget dan ngeri sebab pelaku dan korban adalah bocah SD. Apalagi peristiwa terjadi di ruang kelas.

Di salah satu video berdurasi 4 menit 15 detik, tampak seorang siswi berjilbab berdiri di pojok kelas. Tak jelas masalahnya, ia jadi sasaran pukulan dan tendangan teman-temannya. Berkali-kali ia menerima pukulan dan tendangan.

Siswi korban pemukulan tak melawan. Ia hanya berusaha menangkis serangan teman-temannya yang datang bergelombang. Di akhir video, ia menangis tapi teman-temannya tetap memukul dan menendangnya.

Meski di ruang kelas, pelaku pemukulan begitu leluasa. Mereka sempat menampakkan mukanya ke kamera sambil tersenyum seolah tak berdosa. Tak diketahui, siapa yang memgambil gambar aksi kekerasan tersebut.

Monday, October 6, 2014

Siaran Pers: Tentang Informasi Kepada Masyarakat Terkait Program Manusia Membantu Manusia (MMM)

Otoritas Jasa Keuangan, 13 Agustus 2014: Sehubungan banyaknya pemberitaan yang berhubungan dengan Program Manusia Membantu Manusia (MMM) Indonesia atau juga disebut sebagai Komunitas Mavrodian Indonesia dan Mavrodi Mondial Moneybox. Dari hasil penelusuran kami, diperoleh informasi bahwa program MMM merupakan suatu social financial networking dan bukan termasuk cakupan investasi karena tidak ada underlying investasinya.

Berkaitan dengan adanya penawaran investasi dari program MMM ini, semakin banyak masyarakat yang menyampaikan pertanyaan ke Layanan Konsumen OJK (500-655) dan meminta kejelasan apakah program MMM Indonesia tersebut telah mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari data Layanan Konsumen OJK s.d. tanggal 8 Agustus 2014, terdapat 117 pertanyaan dan 28 laporan terkait program MMM Indonesia. Adapun pertanyaan yang paling banyak disampaikan adalah mengenai aspek legalitasnya dan apakah program MMM diawasi oleh OJK.

Mempertimbangkan perkembangan di atas, maka OJK memberikan informasi kepada masyarakat beberapa hal sebagai berikut :

1.    
Bahwa sesuai amanat pada UU Otoritas Jasa Keuangan, OJK memiliki kewenangan, tugas, dan fungsi untuk mengatur, mengawasi, dan melindungi industri keuangan di Indonesia yang terdiri dari sektor Perbankan, Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non Bank.
2.     Berdasarkan hal tersebut, maka OJK mengawasi seluruh Lembaga Jasa Keuangan (disingkat LJK) yang melakukan kegiatan usaha di ketiga sektor keuangan tersebut diatas. Termasuk dalam hal ini adalah pemberian izin usaha kepada LJK.

3.    
Program MMM Indonesia atau Komunitas Mavrodian Indonesia bukan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang melakukan kegiatan usaha di sektor keuangan sebagaimana diatur dan diawasi oleh OJK, sehingga program MMM Indonesia tidak mendapatkan izin usaha dari OJK. Dengan demikian, OJK tidak mengatur dan tidak mengawasi keberadaan program MMM Indonesia.


4.     Dalam hal menerima tawaran investasi atauproduk/layanan jasa keuangan lainnya, OJK sangat mengharapkan agar masyarakat dapat memeriksanya secara seksama dan harus memahami aspek legalitas, manfaat, risiko, serta mekanismenya. Masyarakat harus waspada terhadap ciri-ciri tawaran investasi atau produk/layanan jasa keuangan yang tidak jelas, seperti menjanjikan imbal hasil yang sangat tinggi (imbal hasil yang tidak masuk akal jika dibandingkan dengan imbal hasil produk keuangan lainnya), tidak jelas regulator atau pengawasnya, serta tidak jelas informasi izin usaha dan tanda terdaftar atas produk dan layanannya.

5.    
Terkait dengan pertanyaan atau laporan yang berkaitan dengan suatu tawaran investasi, masyarakat dapat menyampaikannya ke Layanan Konsumen OJK (Layanan 500-655) atau kepada Satuan Tugas Waspada Investasi, yang memiliki kewenangan untuk menangani dan menganalisis laporan dugaan tindakan melawan hukum di bidang pengelolaan investasi.


Satuan Tugas Waspada Investasi dapat dihubungi pada :

Website    :   http://sikapiuangmu.ojk.go.id/id/article/134/satuan-tugas-waspada-investasi

Email        :   waspadainvestasi@ojk.go.id
Twitter      :  @satgasinvestasi
 

*** Untuk Informasi Lebih Lanjut:        
Lucky F.A Hadibrata,

Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB Otoritas Jasa Keuangan,
Tlp: 021-3858001,
Email: lucky.fathul@ojk.go.id www.ojk.go.id
                                                                             

Thohir: Inter Kirim Pemandu Bakat Pantau Timnas U-19 di Spanyol

jakarta - Inter Milan ternyata juga mengamati penampilan apik tim nasional Indonesia U-19. Presiden La Beneamata, Erick Thohir, mengaku pihaknya mengirimkan pemandu bakat saat Evan Dimas dkk. tur ke Spanyol.

Saat menjalani persiapan menyambut ajang Piala Asia 2014, timnas U-19 sempat melakoni tur Spanyol. Selama di 'tanah matador', mereka menjalani empat laga ujicoba.

Hasilnya, mereka kalah saat lawan Atletico Madrid B, Barcelona B, dan Real Madrid C. Serta menuai hasil seri saat berduel melawan Valencia B.

Thohir mengatakan selama tur di Spanyol tersebut pihaknya sempat mengutus tim pemandu bakat Inter Milan untuk melihat langsung penampilan para pemain timnas U-19. Dia juga sudah mendapatkan hasil pantauan itu, tapi tak mau diungkapkan.

"Saya sudah sempat mengirim tim pemandu bakat Inter Milan untuk melihat mereka (timnas U-19) di Spanyol. Mereka sudah melihat langsung penampilan mereka," ungkap Erick disela-sela acara diskusi olahraga di Jakarta, Senin (6/10/2014).

"Hasilnya seperti apa, kami tidak bisa memberitahu. Tetapi memang untuk bisa bersaing di Eropa sangat berat. Apalagi di Eropa, umur 12 tahun sudah bermain sepakbola," imbuhnya.

Peluang sejumlah pemain Indonesia bisa bergabung ke klub-klub luar negeri milik Thohir sudah terbuka sejak beberapa waktu lalu. Andik Vermansah dan Syamsir Alam sempat menjalani trial bersama DC United. Namun dua pemain tersebut tidak berhasil menembus klub asal MLS Amerika Serikat itu.

"Saya sudah katakan bahwa saya sudah mencoba untuk membuka jalan. Tapi lagi-lagi semua tergantung atletnya mampu atau tidak. Tapi selam ini diketahui, semua gagal," tegas Thohir.

Ini Dia Atlet Indonesia Peraih Medali di Asian Games 2014

Jakarta - Empat emas, lima perak, dan 11 perunggu diraih kontingen Indonesia dari Asian Games XVII/2014 di Incheon, Korea Selatan. Siapa saja para penyumbang medali untuk kontingen 'Merah Putih' itu?

Indonesia mengakhiri Asian Games ke-17 dengan ada di urutan ke-17. Empat emas didonasikan dari tiga cabang olahraga, bulutangkis, atletik, dan wushu.

Menilik target yang dipatok sebelum terbang ke Incheon, hanya satu medali yang bernar-benar pas sesuai prediksi. Yakni, keping emas yang diraih Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Adapun tiga emas lainnya menjadi kejutan yang tercipta. Sektor ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, atlet lompat jauh Maria Natalia Londa, dan pewushu Juwita Nisa Wasni sukses melampaui ekspektasi pengurus cabang olahraga dan KONI/KOI.

Secara keseluruhan ada 10 cabang olahraga yang menjadi donatur medali di Asian Games kali ini. Siapa saja?

Bulutangkis: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu
Emas
Ganda putri - Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari
Ganda putra - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Perak
Ganda campuran - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Perunggu
Ganda campuran - Praveen Jordan/Debby Susanto

Boling: 2 perunggu
Double putra - Hardy Rachmadin/Billy Muhammad Islam
Team of 5 putri - Tannya Roumimper, Sharon Adelina Santoso, Putty Armein Insavilla, Novie Pang, Alisha Nabila Larasati, Cheya Chantika

Berkuda: 1 perunggu
Tunggang serasi - Gading Larasati

Karate: 1 perak
Kata perorangan putra: Fidelys Lolobua

Rowing: 1 perunggu
Kelas ringan 4 pedayung 2.000 meter - Hadid Tanzil, Isadi Ardi, Yakin Muhad, Ihram

Sepak takraw: 3 perunggu
Tim putra - Firmansyah, Nofrizal, Syamsul Akmal, Abrian Sihab Aldilatama, Saymsul Hadi, Hendra Pago, Andi Paturay, Victoria Eka, Saiful Rijal, Husni Uba, Yovi Hendra, Muhammad Ruswan Wajin
Regu putri - Lena, Leni, Florensia Cristy, Dini Mita Sari, Rike media Sari
Tim putri - Jumasiah, Kusnelia, Lena, Leni, Florensia Cristy, Widya Andrini Modjundju, Dini Mita Sari, Media Rike Sari, Nur Isni Chikita Sumito, Hasmawati Umar, Irma Wati

Soft tennis: 1 perak, 1 perunggu
Perak
Tunggal putra - Edi Kusdaryanto
Perunggu
Ganda campuran - Prima Simpatiaji/Maya Rosa Ariana

Angkat besi: 1 perak, 1 perunggu
Perak
Kelas 48kg putri - Sri Wahyuni Agustiani
Perunggu
kelas 62kg - Eko Yuli Irawan

Wushu: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu
Emas
Taijiquan dan nandao all round putri - Juwita Nisa Wasni
Perak
Taijiquan dan taijijian all round putri - Lindswell
Perunggu
Taijiquan dan nandao all round putri - Ivana Ardelia Irmanto


Bulutangkis: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu
Emas
Ganda putri - Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari
Ganda putra - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Perak
Ganda campuran - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Perunggu
Ganda campuran - Praveen Jordan/Debby Susanto

Boling: 2 perunggu
Double putra - Hardy Rachmadin/Billy Muhammad Islam
Team of 5 putri - Tannya Roumimper, Sharon Adelina Santoso, Putty Armein Insavilla, Novie Pang, Alisha Nabila Larasati, Cheya Chantika

Berkuda: 1 perunggu
Tunggang serasi - Gading Larasati

Karate: 1 perak
Kata perorangan putra: Fidelys Lolobua

Rowing: 1 perunggu
Kelas ringan 4 pedayung 2.000 meter - Hadid Tanzil, Isadi Ardi, Yakin Muhad, Ihram

Sepak takraw: 3 perunggu
Tim putra - Firmansyah, Nofrizal, Syamsul Akmal, Abrian Sihab Aldilatama, Saymsul Hadi, Hendra Pago, Andi Paturay, Victoria Eka, Saiful Rijal, Husni Uba, Yovi Hendra, Muhammad Ruswan Wajin
Regu putri - Lena, Leni, Florensia Cristy, Dini Mita Sari, Rike media Sari
Tim putri - Jumasiah, Kusnelia, Lena, Leni, Florensia Cristy, Widya Andrini Modjundju, Dini Mita Sari, Media Rike Sari, Nur Isni Chikita Sumito, Hasmawati Umar, Irma Wati

Soft tennis: 1 perak, 1 perunggu
Perak
Tunggal putra - Edi Kusdaryanto
Perunggu
Ganda campuran - Prima Simpatiaji/Maya Rosa Ariana

Angkat besi: 1 perak, 1 perunggu
Perak
Kelas 48kg putri - Sri Wahyuni Agustiani
Perunggu
kelas 62kg - Eko Yuli Irawan

Wushu: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu
Emas
Taijiquan dan nandao all round putri - Juwita Nisa Wasni
Perak
Taijiquan dan taijijian all round putri - Lindswell
Perunggu
Taijiquan dan nandao all round putri - Ivana Ardelia Irmanto

Ketum Koalisi Pendukung Jokowi Sepakat Usung Oesman Sapta Jadi Ketua MPR

Jakarta - PDIP menyambut baik keputusan DPD yang menyepakati satu nama untuk diusulkan sebagai calon pimpinan MPR dari unsur DPD, yaitu Oesman Sapta Odang. PDIP dan koalisi sepakat mendukung Oesman sebagai ketua MPR.

"Menurut kesepakatan awal berdasarkan konsultasi para ketua umum Koalisi Indonesia Hebat, kita mendukung DPD menjadi ketua MPR. Logikanya berdasarkan kesepakatan itu Oesman Sapta akan didukung menjadi ketua MPR," ujar Ahmad Basarah di gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Basarah mengatakan, untuk paket konfigurasi pimpinan MPR masih belum final, namun usulan PDIP agar penetapan bisa melalui musyawarah mufakat disepakati oleh DPD.

"Sejauh ini laporan pimpinan DPD mengaatakan usulan kita untuk musyawarah mufakat telah tercapai dengan baik," ujarnya yang juga disiapkan PDIP untuk pimpinan MPR.

Menurutnya, PDIP tetap menyediakan kursi untuk anggota Koalisi Merah Putih dalam paket yang akan diusung, namun pengusulan Oesman Sapta disangkal oleh koalisi Gerindra cs sehingga paket belum final.

‎"Pada saat kami mendukung DPD menjadi calon ketua MPR kami meminta pimpinan DPD lobi ke pak Prabowo sebagai politik jalan tengah. Sejauh ini mereka menolak konsep yang diajukan Koalisi indoensia Hebat," ucap Basarah.

WNI Transeksual Dimutilasi Pemutilasi WNI Transeksual di Brisbane Adalah Sosok Aktivis Antikekerasan

 


Jakarta - Marcus Peter Volke diduga sebagai pelaku mutilasi Mayang Prasetyo. Tidak hanya memutilasi, Marcus juga diduga memasak potongan tubuh kekasihnya itu. Siapa sebenarnya Marcus?

ABC Australia melansir bahwa Marcus dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Dia juga aktif sebagai pecinta hewan.

Dari laman Facebook-nya, Marcus terlihat tengah memeluk seekor kucing cantik. Tidak banyak yang dapat dilihat dari akun Marcus dengan foto profil sang kekasih, Mayang Prasetyo.

Kurang dari sebulan lalu, ia mengunggah sebuah tautan berita tentang seorang pria yang mengalami kekerasan karena membela sekelompok perempuan yang diancam. Dia menyebut pria itu sebagai 'teman seperjuangan'.

Pada bulan Juni, ia bahkan meminta agar pelaku kekerasan dikebiri setelah dua gadis India digantung dan sebelumnya diperkosan beramai-ramai.

Jasad Volke ditemukan tidak jauh dari apartemen yang ditempatinya bersama Mayang. Polisi menemukan luka sayatan di lehernya, diduga Volke bunuh diri saat polisi mengejarnya.

Adapun polisi mendatangi apartemen Volke dan Mayang karena mendapat laporan tetangga mereka yang hampir setiap hari mendapati bau busuk menyengat dari kamar Mayang.

Saat digeledah, polisi menemukan jasad Mayang yang dimutilasi berada di atas kompor.

WNI Transeksual Dimutilasi Mayang, Wanita Transeksual Seksi yang Dibunuh Kerja di Kelab Ladyboy

Jakarta - Mayang Prasetyo dibunuh secara keji oleh kekasihnya Marcus Peter Volke. Wanita transgender tersebut dikenal baik dan supel oleh rekan-rekannya. Bagaimana profilnya?

Dari laman facebook milik Mayang, diketahui beberapa informasi tentangnya. Dia dipastikan seorang transeksual. Sebelum bernama Mayang, dia dikenal dengan nama Febri Ardiansyah.

"Febri I am so shocked to hear news about you. In my eyes you are a good person. May you rest in peace," tulis salah seorang rekan Mayang di Facebook, Selasa (7/10/2014).

Masih dari laman facebook, Mayang menulis bekerja di La Femme Garcon. Saat dicek di situs resminya, La Femme Garcon adalah sebuah kelab pertunjukkan yang menampillkan para ladyboy sebagai artis utama.

Mayang juga pernah kuliah di RMIT University dan kini tinggal di Melbourne, Australia. Saat di Indonesia, dia pernah tinggal di BPI 1 Bandung. Mayang juga pernah tercatat tinggal di Bali.

Di facebook, Mayang rajin memajang foto-foto seksi. Ada gambar yang memperlihatkan lekuk tubuhnya sedang berada di bath tub, ada juga yang sedang berpose menggunakan baju renang.

Hingga pukul 10.00 WIB, ucapan belasungkawa terus mengalir di laman facebook Mayang. Sejumlah rekannya merasa kehilangan sosok wanita muda tersebut.